Rabu, 20 September 2017

Dirimu yang Telah Tiada

           Mulai terlintas lagi di benakku tentang memori menyedihkan itu. Memori yang mampu meremukkan hati ini, bahkan menghancurkannya hingga berkeping-keping. Memori yang juga seakan-akan selalu ingin mengambil seluruh jiwa ini ikut pergi bersamanya. Ya, semua memori yang masih tersimpan rapih dalam lubuk hatiku. Deretan memori tentang kamu, yang pernah mengisi relung dalam hati ini.
           Sudah berbulan-bulan lamanya kau pergi meninggalkan kami semua, orang-orang yang begitu mencintaimu. Setelah penyakit menyebalkan itu telah berhasil mengalahkanmu. Membuatmu yang kuat menjadi kian lemah tiap harinya. Dan tepat di hari itu, di hari dimana para medis menyerah tuk menolongmu, kau akhirnya malah menutup pancaran mata indahmu untuk selamanya. Kau tinggalkan duka yang begitu mendalam di hati banyak orang. Salah satunya aku, aku yang pernah singgah di hatimu, aku yang dulu seringkali melukai perasaanmu yang begitu tulus. Dan aku juga adalah orang yang sama, orang bodoh yang sekarang begitu merindukan hangatnya cintamu.
           Mengingatmu sekaligus membuatku ingin sekali tuk membencimu. Meluapkan segala kekesalan dan penyesalan yang tak berujung ini. Ah, ini terasa begitu menyebalkan. Mengapa kau harus buatku jatuh hati disaat kau ingin pergi? Lalu sekarang kepada siapa rasa ini harus ku beri jika kau tak lagi di sisi? Dasar pria pembohong, kau bilang kau akan selalu bersamaku, selalu buatku bahagia. Lalu sekarang bagaimana caranya aku bisa bahagia jika alasanku bahagia saja telah tiada? Tolong beritahuku, bagaimana caranya? Jangan buatku tersiksa seperti ini. Aku tau, aku begitu lamban tuk menyadari semuanya dan seakan buta hingga tak mampu melihat pentingnya arti dirimu. Tapi kumohon, berikan aku kesempatan sekali saja tuk bersamamu. Apa begitu saja tidak bisa? Sesulit itukah permintaanku?
           Kini semua seakan percuma dan sia-sia. Tak peduli seberapa kerasnya usahaku mencarimu, tetap saja ku takkan dapat menemukan keberadaanmu. Seberapa kerasnya pun aku berteriak memanggil namamu, kau takkan lagi datang dan menjawabku dengan rasa sayangmu itu. Semua begitu kosong dan hampa. Semua menjadi terasa menyesakkan. Aku pun merasa sangat bodoh. Begitu terlambat tuk menyadari semuanya, selama ini akulah yang selalu terbiasa hidup denganmu, hidup dalam naungan kasih sayang dan perhatianmu. Dan kini ketika kau menghilang, semua tak lagi sama dan aku tidak merasa baik-baik saja dengan hal itu.

27 komentar:

  1. kisahh yang sangat menyentuh hati!! kembangkan teruss cerita” mu!! good job!!👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻

    BalasHapus
  2. ceritanya bagus ness sgt menyentuh hati, keep the good work ya and god bless💕💕

    BalasHapus
  3. kata tersusun sangat rapi, sangat rertata

    BalasHapus
  4. :"), Sangat menyentuh..... 8/10, judulnya UwUoaw

    BalasHapus
  5. Penggunaan bahasa sehari - hari membuat pembaca tertarik untuk memahami cerpen ini. Pemakaian sudut pandang pertama akuan juga mengemas cerpen ini mengena di hati setiap pembacanya. Good job ☺

    BalasHapus
  6. Ceritanya sangat bagus dan inspiratif.. saya yg membaca jadi ingin membuat cerita lain.. terima kasih penulis.. sukses terus.. berikan cerita2 lainnya yahh.. semangat dan gbu

    BalasHapus
  7. Ceritanyaa baguss..
    Jadi gasabar buat ngeliat cerita2 selanjutnya..

    BalasHapus
  8. keren sekali! ini sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang! dtnggu crta slnjutnya ya!

    BalasHapus
  9. Critanya ckckck keren sangattt!!

    BalasHapus
  10. cerita yang sangat menarik! ditunggu karya lainnya!

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Cerita yang cocok untuk mengisi waktu luang, membuat saya terinspirasi✨

    BalasHapus
  13. Bagus sekali! Lanjutkan karyanya gbu:)

    BalasHapus
  14. Judul : Dirimu Yang Telah Tiada
    Pengarang : Gabriela Agnes
    Kelebihan : - Penggunaan bahasa yang baik
    - Mudah di mengerti
    Kekurangan : - Beberapa tanda bacanya tidak benar
    - Penutupan cerita yang kurang menarik

    Penutup : Cerita ini menceritakan bahwa , kita harus mengahargai orang yang kita sayangi dengan tulus , karena kita tidak tau akan hari esok yang akan kita hadapi. Saya sangat merekomendasikan cerita ini untuk dibaca oleh khalayak banyak.

    BalasHapus

Definisi dan Kata Kunci

Apa yang dimaksud dengan teks prosedur? Teks Prosedur merupakan teks yang berisi tentang langkah-langkah atau tahap-tahap untuk melakukan s...